Twitter
RSS

WELCOME

Your PTC

PersianPTC.com

Sepatah kata untuk Saudara-Saudara penganut agama Hindu, Kristen, Yahudi dan Buddha

0
Dalam hukum sejarah yang baru maka adalah suatu fakta yang diakui bahwa "Dokumen itu merupakan kesaksian yang lebih tinggi nilainya dibanding lisan dan tidak bisa dikalahkan oleh saksi atau sumpah". Kini, pertimbangkanlah dengan diterangi oleh hal ini, komposisi Ilahi dan kesaksian tertulis yang merupakan warisan dari para nabi, rishi dan vakshur yang suci. Setiap orang percaya bahwa orang-orang suci ini tidak pernah membuat pernyataan dusta demi tujuan keduniawian atau ambisi. Mereka di atas orang-orang biasa, sedemikian, sehingga banyak dari mereka disembah sebagai dewa atau inkarnasi atau putera Tuhan. Mereka meniupkan kehidupan bagi jutaan orang mati dan para penganutnya tidak lupa menyebut namanya sebelum mensucikan dirinya sendiri. Jiwa-jiwa besar ini telah meramalkan kedatangan seorang nabi yang agung.
Maka keimanan kepada nabi ini jadi adalah kepatuhan serta pasrah kepada kemauan dari nabi-nabi dan rishis mereka sendiri. Sungguh suatu kebetulan yang aneh dan harus dipertimbangkan baik-baik oleh para penganut dari semua agama dan bahkan bagi mereka yang tidak mempercayai satu pun dari agama - betapa segenap nabi yang tinggal di tempat yang jauh di pojok dunia dan sangat jauh dari Arabia, ribuan tahun sebelumnya, telah memberikan berita gembira akan datangnya seorang nabi yang agung. Dan itu bukanlah, seperti ramalan tentang Isa Almasih, yang hanya merupakan sepotong berita, tetapi ini mempunyai argumen dan bukti yang terang sebagai pendukungnya. Tangan Tuhan juga terlihat bergerak memihak itu serta kemenangan langit yang luar-biasa, yang adalah di atas kemampuan manusia, yang menyertainya. Hendaklah segenap orang bijak dan para pahlawan di dunia merenungkan hal ini. Seorang lelaki yang buta terhadap huruf serta ilmu pengetahuan duniawi, tidak mengetahui agama-agama lain, membuat suatu deklarasi yang tak seorang pun pernah melakukan sebelumnya, dan hari ini para penafsir agama mengungkap kebenaran ini dan membenarkan apa yang telah diucapkan berabad-abad sebelumnya. Hari ini telah terbukti bahwa para nabi yang muncul satu dengan yang lain adalah seperti mata rantai. Juga bisa dilihat bahwa pelbagai nabi yang muncul di negeri-negeri yang berbeda, yang ditujukan kepada pelbagai bangsa dan berbicara dengan macam-macam dialek telah membuat suatu nubuat, ribuan tahun sebelumnya, aka kedatangan seorang nabi yang merupakan dia yang dijanjikan bagi segala bangsa. Dunia mengetahui bahwa nabi yang diceriterakan itu dengan semua tanda yang menyertainya telah muncul. Dan akhirnya hendaknya juga dipertimbangkan bahwa dia membawa sebuah risalah yang unik dalam menegakkan perdamaian serta rasa senasib buat semua bagian umat manusia dan ini merupakan satu-satunya pemecahan bagi masalah dunia saat ini.

Seorang nabi baru sesudah Akhir Kenabian menyebabkan perpecahan

0
"Dan demikianlah Kami menjadikan kamu umat yang unggul agar kamu menjadi saksi bagi manusia dan Utusan menjadi saksi bagi kamu" (Quran Suci 2:143).
Kepercayaan akan datangnya nabi baru setelah penyempurnaan agama dan tuntasnya kenabian sekali lagi meruntuhkan solidaritas dari agama-agama ini dan memalsukan sangat bijaknya Tuhan Yang Maha-bijaksana. Kepercayaan semacam itu sungguh naif dan terbuka untuk berbagai keberatan. Kami mencatat tiga keberatan atas kepercayaan ini.
Cermin pertama adalah terhadap kebijaksanaan Tuhan sendiri. Dia telah memberikan semacam latihan bagi kemanusiaan, melalui suatu rantai panjang kenabian, bahwa mereka bersatu menjadi satu keseluruhan pada suatu waktu yang telah ditetapkan. Setelah tercapainya tujuan yang besar ini, Dia Sendiri mengirim nabi baru untuk merobek-robek badan yang sudah bersatu ini. Setelah tiganelas abad dengan pengorbanan yang besar dan usaha yang gigih suatu masyarakat dari enampuluh kelompok telah bersiap-siap untuk mengangkat bendera perdamaian internasional dan persahabatan serta mengungkapkan kebenaran dari segenap nabi di dunia; dan kemudian tiba-tiba adalah suatu pukulan terhadap Tuhan bila memunculkan seorang nabi baru yang menghancurkan tenaga yang perkasa ini menjadi berkeping-keping. Maka, perumpamaan seorang perempuan yang memintal benang seperti yang dikisahkan dalam al-Quran akan lebih tepat ditujukan kepada Tuhan sendiri:
"Dan janganlah kamu seperti orang yang menguraikan benang setelah itu dipintal dengan kuat, hingga itu cerai-berai" (Quran Suci 16:92).
Keberatan kedua atas doktrin ini ialah bahwa dia menegasikan tujuan utama dari agama. Tujuan sesungguhnya dari agama adalah mempersatukan manusia menjadi suatu umat yang satu. Dan bila seorang nabi bisa muncul setelah tercapainya tujuan ini, maka agama itu tidak saja kehilangan tujuannya yang sejati melainkan juga mengandung hal yang naif. Para Nabi pasti bisa datang, dan telah datang, sebelum munculnya Nabi Yang Dijanjikan; tetapi ketika seorang yang diharapkan itu telah muncul tentang siapa semua nabi terdahulu telah meramalkannya dan menyuruh para pengikutnya agar beriman kepadanya serta membantunya, dan ketika agama telah dibuat sempurna serta dubia ini telah diberi risalah:
"Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kamu Agama kamu dan Aku lengkapkan nikmat-Ku kepada kamu dan Aku pilihkan untuk kamu Islam sebagai agama" (Quran Suci 5:3).
Setiap nabi baru atau agama baru akan membuyarkan seluruh perkara dan akan menyebabkan kekacauan yang besar.
Alasan ketiga mengapa seorang nabi tidak bisa ditolerir setelah akhir kenabian adalah, bahwa ini akan memalsukan dakwah dari Nabi Yang Dijanjikan. Jika kenabian itu berlanjut seperti sebelumnya, maka tak masuk akal kalau hanya memunculkan seorang nabi sebagai pembimbing dari seluruh umat manusia. Nabi-nabi yang berbeda bisa datang untuk membimbing umat mereka masing-masing. Dan munculnya seorang nabi dari para pengikut Nabi Muhammad sendiri, dimana penolakan terhadap beliau membuat seseorang itu keluar dari Islam, adalah suatu pencederaan terhadap kehormatan yang agung dari Nabi Yang Dijanjikan dan bertentangan dengan panutan Islami. Kebesaran Muhammad dan kedigjayaan dakwahnya menuntut bahwa tak ada klaim yang lain yang muncul sesudah beliau yang penolakan terhadapnya bisa meruntuhkan persatuan dari persaudaraan Islam. Inilah apa yang sudah ditetapkan sejak terciptanya alam semesta ini, dan inilah yang semua nabi itu datang untuk menggenapinya. Bangunan kenabian telah lengkap dan tak ada ruang lagi untuk nabi yang baru.
Nubuatan yang akan kta bicarakan dalam buku ini dengan jelas mendukung doktrin akhir kenabian. Tidak hanya Quran Suci dan Sunnah Nabi Muhammad telah melukiskan akhir kenabian, tetapi bukti-bukti yang disepakati oleh semua nabi telah mengandung kenyataan bahwa Muhammad adalah yang terakhir dari para nabi dan setiap pengakuan sesudahnya adalah dusta dan kafir. Dia yang melangkah keluar dari janji suci tentang akhir kenabian sungguh akan jatuh menjadi mangsa ketidak-beragamaan dan penghujatan kepada Tuhan.

Suatu bukti kuat atas Akhir Kenabian

0
"Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kamu Agama kamu dan Aku lengkapkan nikmat-Ku kepada kamu dan Aku pilihkan untuk kamu Islam sebagai agama" (Quran Suci 5:3).
Keyakinan Islam ini, yakni bahwa para nabi dibangkitkan di segenap bangsa di dunia dan bahwa Muhammad adalah Utusan Yang Dijanjikan bagi seluruh agama-agama, adalah suatu bukti yang sangat kuat atas akhir kenabian dengan datangnya Muhammad s.a.w. Sebelum munculnya Nabi Suci, orang-orang hanya percaya kepada kebenaran nabi mereka sendiri masing¬masing dan kepercayaan kepada semua nabi tak bisa dipegang karena masih berlangsungnya terus kenabian. Tetapi ketika kenabian itu tuntas paripurna dan akhir dari para nabi, yakni seorang yang dijanjikan oleh segenap agama itu muncul, adalah perlu bahwa segenap bangsa-bangsa di dunia ini beriman kepadanya dan melalui beliau kepada semua nabi yang terdahulu, dus mempersatukan kemanusiaan yang terpencar dan menyebar ke dalam keseluruhan yang solid, dan membawakan kesempurnaan perkara yang telah ditetapkan bahkan sejak penciptaan alam semesta. Ini juga merupakan bukti fakta bahwa alam semesta ini bukanlah sebuah mesin otomatis dari elemen yang heterogin, tetapi dia itu diperintah oleh Tuhan Yang Maha¬bijaksana dan Maha-mengetahui, Yang membimbing setiap obyek, membawanya melalui macam-macam tingkat perkembangannya, ke tujuan kesempurnaan. Jadi bila dalam tahap awal perkembangan dunia itu dirasakan kebutuhan mempersatukan suatu kaum, dengan suatu kumpulan singkat hukum agama, maka tetaplah lebih besar lagi kebutuhan, untuk suatu agama sempurna dan seorang Nabi yang Ideal, untuk merangkai bersama segenap bangsa di dunia ini. Dan rangkaian antar-bangsa, antar agama dan antar nabi ini, bisa dilihat dunia, dalam pribadi Nabi Muhammad.

Kesaksian dari Ahli Kitab

0
"Katakanlah: Allah sudah cukup sebagai saksi antara aku dan kamu, dan pula orang yang mempunyai ilmu Kitab" (Quran Suci 13:43).
Kitab-kitab Suci yang dipegang oleh agama-agama lain telah turun ribuan tahun, tetapi kaum Muslim, selama tigabelas setengah abad, tidak pernah tertarik untuk mempelajari bahasa mereka dan melakukan studi yang mendalam; meski di samping kesaksian Ilahi yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad ada bukti dari seseorang yang diberi ilmu dari Buku Besar yang telah diwahyukan kepada para nabi dengan macam-macam bahasa di dunia. Pada abad ini, tak ada yang menentang kenyataan, bahwa inilah saatnya bahwa Islam akan menang dan unggul atas seluruh agama yang lain, dan hujjah yang tak terbilang banyaknya yang membuktikan kebenaran Islam akan disajikan. Ini adalah abad digenapinya jani Ilahi:
"Dia ialah Yang mengutus utusan-Nya dengan petunjuk dan agama yang benar, agar Ia memenangkan itu di atas sekalian agama" (Quran Suci 9:33).
Ini juga merupakan abad dimana kumpulan bukti dari para nabi macam-macam agama, yang menguntungkan Nabi Muhammad, mulai dibukakan. Dengan pemeliharaan dan perhatian seberapa para penganut macam-macam agama ini menyembunyikan dan tetap merahasiakan kitab-kitab mereka di masa lalu, adalah suatu riwayat yang teramat amat panjang. Peristiwa di mana seorang sarjana terkemuka Sir William Jones alami akan menggambarkan hal ini. Sir William adalah seorang yang dengan usaha yang tekun membawa bahasa Sanskerta ke dunia Barat, sehingga hari ini Eropa bisa menerbitkan, untuk kepentingan orang-orang Timur, edisi yang langka dan kabur dari Kitab Weda. Sir William tiba di Fort William, Calcutta, sebagai seorang Hakim di Mahkamah Agung pada tahun 1783 AD. Dialah orang yang mendirikan Asiatic Society of Bengal, dan karenanya menjadikan negeri ini banyak berhutang budi kepadanya, yang tak akan pernah bisa dilupakan. Adalah melalui usahanya yang tak kenal lelah dari Society ini maka edisi kuno dari Weda dan kepustakaan Sanskerta yang lain bisa melihat cahaya terang. Ketika Sir William memutuskan untuk belajar bahasa Sanskerta, maka tak seorang pandit pun, meski dengan imbalan yang sangat bagus, dapat diketemukan di seluruh negeri yang mau bertanggung¬jawab untuk mengajarinya. Catatan kuno, betapa pun, telah menunjukkan bahwa dua atau tiga pandit secara diam-diam menerima imbalan dan seterusnya, tetapi pandit atasannya mencium gelagat masalah itu dan mereka diputuskan hubungannya, segala perkara dalam hubungan sosial seperti makan bersama, kawin campur dan sebagainya diputus dari mereka. Suatu sikap yang ketat dari Society semacam itu sesungguhnya telah mengguyurkan air dingin terhadap aspirasi para pandit namun kesulitannya tetap tak terpecahkan.
Shiv Chandra, Maharaja dari Krishna nagar, adalah teman dari Sir William. Dia juga telah berusaha sebaik-baiknya, namun tetap tidak dapat mendapatkan orang yang bisa mengajar Sir William 'yang kotor'. Akhirnya seorang dari keluarga yang 'kurang' pandit, Ram Lochana namanya, telah mengebiri dirinya untuk menerima jabatan yang riskan itu. Pandit itu tinggal sendirian, seorang lelaki yang 'memilih hidup sendiri dan pantang menikah'. Pertemanan yang dimilikinya, tak diragukan lagi, tetapi imbalan Rs.100 sebulan dan kereta istana yang membawa dari tempat tinggalnya ke Chaurangi, adalah daya tarik, yang membuat Pandit mengabaikan teman-temannya. Sangat keras persyaratan yang dibebankan oleh Pandit itu kepada muridnya, tetapi Sir William Jones bergeming dari keputusannya yang bulat. Satu kamar di lantai dasar dari bungalo dipisah khusus untuk itu. Kamar itu, atas perintah Pandit, dialas dengan marmer putih. Segala macam daging tidak boleh dibawa bahkan sampai ke pekarangan rumah. Sir William menerima perintah dengan perut kososng; tetapi kadang-kadang, ketika dia dengan rendah hati membujuk Pandit, dia boleh minum secangkir the. Setengah jam sebelum waktu yang ditentukan, seorang serdadu berkendaraan ke rumah Pandit memberi tahu bahwa ini saatnya untuk mengajar. Kemudian Pandit itu berkenan datang. Suatu apartemen yang dekat ke ruang studi sengaja dipishkan untuk Pandit untuk menyingkirkan jubahnya yang suci dan mengambil yang lain dimana dia bisa bertatap-muka dengan 'sohib'-nya. Seorang Hindu ditunjuk agar setiap hari mensucikan kamar studi berikut perabotan di dalamnya dengan air dari Sungai Gangga. Pandit itu seorang dengan temperamen yang menyakitkan. Dia sering memaki-maki Sir William mengatakan bahwa seorang pemakan daging tidak bakalan bisa belajar bahasa Sanskerta, karena itu bukan bahasa bagi orang kotor melainkan bahasa dewa-dewa. Sir William Jones mentolerir semua sarkasme ini dengan ceria, dan akhirnya dia bisa mempelajari bahasa Sanskerta. Kalau ada orang lain dalam posisi seperti Sir William, sudah pasti seleranya akan patah dalam waktu beberapa hari.
Dengan sepatah kata, kita sungguh sangat berhutang budi atas usaha orang-orang yang membawa keluar Kitab-kitab Suci Hindu dan Majusi dari gua yang temaram dan menunjukkannya ke cahaya matahari. Meskipun usaha ini terutama bersifat komersial, tetap kita berhutang budi kepada para sarjana ini atas usahanya yang tak kenal lelah dan semangat dengan mana mereka mempelajari macam-macam bahasa dan menerbitkan kitab-kitab kuno. Di sini pun, kita temukan tanda atas kebenaran Nabi Suci Muhammad. Sesungguhnya, Isa Almasih adalah 'Bintang Pagi' yang membawa berita gembira atas munculnyadi langit dunia ini, Matahari kenabian pada tengah-hari. Begitulah sama juga para peneliti kepustakaan dan ilmiah dari para pengikutnya selalu menunjuk dunia kepada dakwah Nabi dan membuktikan kebenarannya. Perbedaannya yalah sikap kaum Muslim sekarang ini terhadap ilmu pengetahuan, merosotnya peradaban dan kebudayaan mereka, serta tenaga merusak dari antara mereka yang feodal dan suka mengkafirkan, dan bukannya kerja untuk penyiaran atau rencana yang konstruktif, adalah tanda¬tanda yang nyata dari frustrasinya orang Islam. Namun Nabi Muhammad tidak saja mendapat salawat dari kaum Muslim saja, juga Tuhan dan Malaikat bersalawat atas namanya. Sayangnya, kaum muslim kini, melalui kelakuannya yang tidak benar, membikin buram nama suci Nabi Muhammad s.a.w., tetapi salawat dari Allah dan malaikat-Nya, pada saat yang sama, menyingkirkan semua stigma dan membersihkan sifat Nabi dari semua tuduhan palsu. Semua penelitan kepustakaan dan filosofis dan berjilid-jilid yang sekarang diterbitkan di Eropa kini dalam bidang studi agama-agama kuno, semua penuh dengan argumen semacam itu yang mendukung kebenaran Islam. Jika sebelum kedatangan Nabi Suci para pendeta dan biarawan Kristen dengan penuh harap menunggu munculnya Paraclete (Ahmad), dan dengan doa mereka yang terus-menerus, permohonan mereka yang saleh dan permintaan akan rahmat-Nya, mereka juga memberi kepada dunia berita gembira atas kedatangan Nabi Suci Muhammad. Begitu pun mereka, kini, mengungkapkan kebenarannya melalui penyelidikan kritisnya serta pengejarannya akan kepustakaan. Tidak sedikit jasa Nabi Suci kepada Isa Almasih, ibunya serta anak-keturunannya. Dan ini, sesungguhnya, adalah suatu balas jasa yang rendah hati dari hal yang sama, yakni bahwa umat Kristiani sekarang ini telah membelanjakan banyak sekali dana dan mengambil begitu banyak susah-payah dalam melayani (secara tidak langsung) Islam. Tidaklah mengherankan, kalau sebagai akibat dari kerja keras mereka, maka mereka akan bisa melihat cahaya sejati dari Islam.
Tak pelak lagi, akibat tidak mampunya kaum Muslim memberi layanan seperti ini demi agama mereka, telah mengasingkan mereka dari pahala langit, tetapi hal itu, pada saat yang sama, tidak tanpa suatu maksud yang diarahkan sebelumnya. Seandainya kaum Muslim mengambil tanggung-jawab ini dengan menggali Kitab-kitab suci kuno ini dari keterasingannya, maka kesalahan atas kerusakannya juga harus digelar oleh mereka. Jadi, jika pada suatu sisi, para penganut Kitab-kitab ini yang non-Muslim mencoba sebisanya agar bisa merahasiakan isinya, maka sebaliknya, yang mengungkap ajaran mereka sendiri adalah juga non-Muslim yang sering-kali menjadi lawan yang keras dari Islam. Maka sudah direncanakan rupanya bahwa semua nubuatan dalam Kitab-kitab ini tetap tak tersentuh tanpa suatu pun bayangan keraguan bahwa isinya telah rusak.Inilah sebabnya mengapa selama masa perkembangan Islam, Kitab Weda, dasatir dan Kitab-kitab Suci kuno lainnya tetap dalam remang¬remang dan perbendaharaan di dalamnya dimaksudkan untuk dianugerahkan kepada kaum Muslim abad ini yang sedang merosot dan sakit, sehingga itu bisa menjadi bukti kenyataan bahwa Islam itu tidak pernah memerlukan suatu kekuasaan lahiriah untuk menegakkan dan mengenal kebenarannya, tetapi juga bahwa agama ini memiliki semacam permata yang tak ternilai, yang memancarkan cahayanya ke seluruh dunia, yang selama berabad-abad yang lalu tetap terpendam sebagai suatu karunia Ilahi yang unik dalam perbendaharaan agama-agama lain.

Nabi Yang Dijanjikan

0
"Dan tatkala Allah membuat perjanjian melalui para Nabi: Sesungguhnya apa yang Kami berikankepada kamu berupa Kitab dan Kebijaksanaan --lalu Utusan datang kepada kamu, membenarkan apa yang ada pada kamu, seharusnya kamu beriman kepadanya dan membantu dia. Ia berfirman: Apakah kamu membenarkan dan menerima perjanjian-Ku dalam (perkara) ini? Mereka berkata: Kami membenarkan. Ia berfirman: Maka saksikanlah dan Aku pun golongan yang menyaksikan bersama kamu" (Quran Suci 3:80).
Di samping dua kesaksian yang telah disebut di atas, masih ada kesaksian Tuhan yang mengagumkan lainnya yang merujuk kepada ayat ini. Suatu perjanjian telah diminta dari segala bangsa di dunia melalui nabi mereka masing-masing, bahwa pada saat nabi yang akan mengkonfirmasi kebenaran meraka dan mendukung dengan bukti atas Kitab-kitab Suci mereka itu datang, mereka harus menerimanya dengan tangan terbuka, dan memberikan segala bantuan sebisanya. Perjanjian nabi ini dicatat dalam Kitab-kitab Suci mereka berbentuk nubuat. Nabi Muhammad s.a.w. membawakan kebenaran yang unggul ini ke dunia, yang membuktikan mutlak perlunya agama itu dan kemudian menegakkannya di atas kaki-kaki yang teguh. Keadaan dimana kitab-kitab suci dunia ini diketemukan sekarang, sesungguhnya adalah suatu hal yang mengejutkan. Tak diragukan lagi bahwa naskah Kitab-kitab agung ini telah diberikan kepada para nabi jauh di masa lalu. Tak ada satu Kitab Suci pun dari suatu agama yang diketemukan dalam bentuk aslinya serta kesuci-murniannya pada saat datangnya Nabi Suci, bahkan hingga hari ini. Kitab-kitab semacam itu, karenanya, tidak dapat membuktikan kebenaran agama, bahkan, nabi mereka sendiri pun perlu dilacak kebenarannya. Sejumlah prasangka dan kesalahan riwayat telah muncul dari para nabi, Zarathustra, Ibrahim, Krishna dan Isa, sedemikian banyaknya sehingga mereka dipandang hanyalah sebagai tokoh fiktif belaka. Begitu besar perbedaan yang diketemukan menyangkut nama, tempat, dan periode dari nabi-nabi pra-sejarah ini, yang kehadirannya saja terkadang diragukan. Jadi, Nabi Suci telah meletakkan semua nabi-nabi ini beserta tugas berat mereka dengan mendukung kebenarannya. Sesungguhnya beliau telah melakukan apa yang tidak dapat dilakukan oleh Kitab atau para pengikutnya sekarang. Dengan cara ini, dengan bukti kolektif dari mereka semuanya, beliau juga menegakkan dan menjelaskan kebenaran dari agama. Dan dalam abad tanpa agama dan materialisme ini, suatu argumen yang lebih baik atas kebenaran agama sungguh sulit di dapatkan --suatu alasan dimana orang-orang bijak dan berfikir jernih dari segenap negeri bisa mufakat. Kami mengundang perhatian dari orang-orang dari segala aliran yang berfikiran adil atas kesaksian yang sangat penting lainnya semacam ini. Seperti halnya Nabi Suci yang menjamin kebenaran dari semua nabi di dunia, dan membuatnya wajib bagi seorang Muslim untuk beriman kepada mereka semuanya; dengan cara yang sama, segenap nabi di dunia ini menjamin kebenaran Nabi Suci, dan meminta para pengikutnya agar mengimani beliau. Tak seorangpun nabi yang sudah berlalu yang tidak memberikan berita gembira atas kedatangan Nabi Besar ini yang akan muncul sebagai yang terakhir dari semuanya. Fakta bahwa Muhammad menjamin kebenaran dari nabi-nabi pendahulunya, membentuk suatu landasan yang kuat bagi perdamaian antar bangsa serta persaudaraan umat manusia. Tetapi mengatakan bahwa semua nabi di dunia mengkonfirmasi kebenaran risalah Muhammad, tetap menjadi argumen yang lebih kuat, yang membuktikan kebenaran dan kesatuan dari segala agama. Masalah, bahwa beberapa nabi yang terakreditasi dari setiap bangsa atau iklim itu meramalkan kedatangan Nabi Suci patut mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh dari setiap pencari kebenaran. Muhammad adalah pembenar dari segenap nabi, dan doktrin ini, sebagaiamana kita katakan, adalah dasar dari perdamaian dan persahabatan seluruh dunia. Para nabi di dunia adalah pembenar dari Muhammad. Begitulah, ini membentuk sanggar suci dari dunia agama. Dia yang tetap bertahan tanpa wilayah suci ini akan segera jatuh menjadi mangsa hidup tanpa Tuhan dan tanpa agama.

Kesaksian Ilahi dalam bentuk Kemenangan Langit

0
"Katakanlah: Allah sudah cukup sebagai saksi antara aku dan kamu. Sesungguhnya, Dia itu Yang Maha-waspada, Yang Maha-melihat kepada hamba-hamba-Nya" (Q.S.17:96).
Dalam ayat ini, kesaksian Tuhan berarti kemenangan Kebenaran dan kepanikan kepalsuan. Kebenaran, meskipun maraknya penentangan, akan bertumbuh dan berkembang; sedangkan kepalsuan, meskipun didukung dengan kekuasaan dan privilese, akan lenyap, karena, Tuhan dengan kekuatanNya Yang Maha¬kuasa senantiasa Waspada dan Melihat. Kesaksian kedua dari Tuhan ini ditemukan dalam setiap fase dari kehidupan Nabi dalam bentuk sukses yang mengagumkan. Tanda-tanda langit yang muncul untuk membantu Nuh, Ibrahim, Buddha, Krishna, Musa, Zarathustra dan segenap nabi di dunia, muncul dalam bentuk yang paling nyata dalam mendukung Nabi Muhammad. Kebesaran sukses dan keunggulannya, yang menyingkirkan perlawanan yang kuat, sedikitnya ikhwan dan benyaknya musuh, adalah suatu bukti nyata dari bantuan Ilahi. Bahkan para musuh Islam telah mengakui sukses yang unik dari Nabi ini, dan hal itu, sebagai bukti nyata, bahwa kebesaran yang sesungguhnya itu yakni adalah yang juga diakui oleh lawan-lawannya.Encyclopedia Britannica dalam artikel "Quran" menggambarkan Nabi Suci sebagai:
"Yang paling penuh sukses dari segenap nabi serta tokoh keagamaan"

Hanya keimanan kepada Nabi Suci saja yang bisa menjamin Perdamaian Universal

0
"Dan sesungguhnya telah Kami bangkitkan bagi tiap-tiap umat seorang Utusan, sabdanya: Mengabdilah kepada Allah dan jauhkanlah diri kamu dari tuhan-tuhan palsu".(Q.S.16:36).
Nabi Suci Muhammad, dari semua nabi-nabi di dunia, telah dianugerahi gelar yang unik. Satu ciri yang menandai dakwahnya yalah bahwa beliau menjamin kebenaran dari semua nabi yang telah wafat sebelum beliau, dan membuat kewajiban bagi pengikutnya agar mengimani mereka seluruhnya, seperti kepada risalah Ilahinya sendiri juga. Prinsip Islam ini begitu menarik dan agung, sehingga itu tidak saja membentuk dasar utama dari Agama Sejati dan perdamaian universal, melainkan juga sedikit penyimpangan saja dari prinsip itu akan merubuhkan seluruh struktur agama ke tanah. Karena, menurut Islam, agama adalah suatu realitas universal yang bisa diketemukan pada setiap bangsa di dunia. Dalam abad ini, manusia dengan pandangan seperti ini telah melompat keluar dari nyaris semua agama, yang menjadi suatu pertanda jelas akan tak bergemanya lagi kredo ini. Tetapi Muhammad adalah guru terilham pertama yang mengajarkan prinsip yang agung ini ke dunia. Tiada nabi sebelumnya yang menurunkan kebenaran ini, atau pun suatu agama lain yang mempunyai keimanan kepada semua nabi, suatu rukun iman yang penting.

Muhammad Dalam Kitab Suci Agama Dunia 3 (Kesaksian Dari Tuhan)

0
Dengan kesaksian Tuhan biasanya diartikan dengan kejadian dari Kitab Alam, tenaga selestial luar-biasa dan tanda-tanda langit yang selalu menjadi ciri kebenaran dari orang-orang yang terilham dari Ilahi. Kita temukan di alam semesta ini segala sesuatu itu diperintah oleh suatu hukum yang khusus. Dari atom yang paling kecil hingga orbit yang sangat luar-biasa besarnya, kiranya tak suatu pun di alam ciptaan ini yang bekerja tanpa suatu prinsip: "Tuhan kami ialah Tuhan Yang memberi segala sesuatu sesuai terciptanya, lalu memberi petunjuk" (Quran Suci 20:50).
Hukum Ilahi yang komprehensif menyeluruh ini adalah suatu kesaksian yang kuat atas kebenaran klaim Nabi Suci; karena beliau adalah yang pertama dari semua nabi yang memajukan alasan ini untuk membuktikan universalitas dari wahyu Ilahi, umpamanya, bahwa setiap lembar daun di buku alam dan setiap partikel dari ciptaan semuanya siap memerlukan kebutuhan akan hukum-hukum yang telah ditanamkan oleh Yang Maha-kuasa di dalamnya. Bila Tuhan Yang Maha-bijaksana, Pemelihara alam semesta, telah mengaruniai suatu hukum bahkan kepada atom yang paling kecil, maka manusia, yang adalah karya tangan Tuhan yang terbaik dari kekuasaan-Nya Yang Maha-perkasa, dengan suatu lapangan yang sangat luas untuk tumbuh-kembang di hadapannya, pasti memerlukan petunjuk dan cahaya langit demi pemeliharaan dan kemajuan perkembangannya. Berfirman Yang Maha-kuasa dalam Quran Suci:
"Mahasucikanlah nama Tuhan dikau, Yang Maha-luhur. Yang menciptakan, lalu menyempurnakan, Dan Yang memberi ukuran, lalu memberi petunjuk (mereka kepada tujuannya)" (87:1-3).
Menentukan bahwa seorang manusia itu terbatas dari wahyu Ilahi dan menetapkannya hanya kepada periode atau kaum tertentu, tidak saja menolak asma Tuhan Yang Maha-pengasih, Penyayang dan Maha-murah, melainkan juga merendahkan kebutuhan utama dan inti-sari dari agama. Dia berhenti sebagai kebutuhan yang tak tergantikan yang sangat perlu ditanamkan pada setiap bangsa, atau bila itu rusak karena melapuknya waktu, maka harus dibangkitkan kembali melalui seorang nabi baru yang membuatnya lagi sebagai daya motivasi kehidupan kemanusiaan. Jika segenap bangsa di dunia, kecuali suatu kaum khusus yang disayangi, bisa mengelola hidupnya tanpa agama, dan dapat menghasilkan, tanpa wahyu serta ilham Ilahi contoh keluhuran budi dan kesalehan yang utama sebagaimana ditampakkan suatu waktu dalam pribadi Zarathustra, Buddha atau Ibrahim, dan kadang-kadang dalam pribadi Musa, Krishna atau Yesus Kristus, sesungguhnya agaknya tak ada keadilan dalam memilah suatu kaum atau tempat tertentu yang mendapat hidayat serta perintah khusus dengan melupakan sisa umat manusia selebihnya. Dan jika itu adalah Tuhan Sendiri, Yang dengan hukum pembalasan-Nya, secara tidak perlu menimbulkan perpecahan di kalangan manusia, dengan menunjukkan Cahaya-Nya hanya kepada sedikit orang yang terpilih, dengan mengabaikan sisanya serta mengutuknya ke neraka seolah mereka itu bukan makhluk-Nya, maka Tuhan semacam itu tidak berharga untuk disembah. Dia tak ada bedanya dengan dongeng seorang raja buta dari suatu kerajaan tanpa cahaya di mana Yang menolaknya lebih baik dari pada menerimanya.
Ini adalah suatu subyek yang sangat luas dan luar biasa ekstensif. Semakin lama seseorang merenung akan hal ini, semakin terasa bahwa jelas kebutuhan akan agama hanya timbul dalam keadaan bahwa Islamlah yang hadir. Islam menjaga bahwa para nabi itu dibangkitkan dari masa ke masa di setiap bangsa di dunia, dan Kemurahan dari Tuhan Yang Maha¬penyayang tidak pernah meninggalkan satu pun dari makhluk-Nya dari cahaya dan bimbingan atas Agama Sejati. Juga dia berpegang bahwa agama itu pasti diketemukan di setiap zaman dan iklim sebagai suatu kenyataan yang mapan; pengikutnya harus menganggap penyiarannya sebagai tujuan utama hidupnya. Tak ada suatu pun kekuatan di dunia, betapa pun besarnya; bisa menahan mereka dari cita-cita dakwahnya. Bila tidak maka setiap rahasia dalam penyiaran agama serta bisik rayuan musik di telinganya, kalau diketahui orang lain, bisa mengurangi tujuan utama dari agama.

Cara Memperbesar Penis

0
Sebelumnya gw mo minta maaf buat pihak yang merasa dirugikan dengan postingan ini. Jujur gw ga bermaksud apapun, hanya keinginan tulus untuk membantu temen2 terutama DS mania yang punya masalah yang sama dengan gw. Informasi ini gw dapet gratis dari sebuah web berbahasa inggris, so kalo temen2 yang b inggris nya lancar bisa langsung klik ke website ini: www.thundersplace.org (musti jadi anggota untuk mengakses video latihannya). dan buat temen temen yang belon lancar semoga thread ini bisa bermanfaat.

Yang gw pengen share disini adalah teknik memperbesar penis dengan cara manual atau self training, bukan cara mistis atau dengan obat atau alat apapun. Teknik ini udah gw praktekin selama kurang lebih 6 bulan dan dengan hasil yang udah kelihatan, makanya gw bermaksud membagi informasi ini am temen2 ds mania. Untuk informasi penis gw bertambah panjang 2cm selama 6 bulan, dari yang gw baca ada yang bisa sampe 2cm dalam 3 bulan, katanya tergantung teknik dan banyak hal lainnya.
Teknik ini sebetulnya udah dikenal sejak lama, bahkan menurut website aslinya disebut bahwa orang Sudan dan orang daerah timur tengah-lah yang pertama menggunakan teknik ini, (pantes anunya gede2 ya . kaum laki2 mereka secara turun temurun mewariskan teknik ini selama berabad abad, dan sekarang giliran kita berpenis GEDE J.

Sebelum dimulai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
teknik ini bukan teknik instan yang sekali jalan langsung kelihatan hasilnya, harus dengan tekad dan komitmen yang kuat dari diri sendiri, so kalo cepet nyerah dijamin ga akan berhasil.
Jangan maksain diri pengen cepet dapet hasil. Jangan sampe karena pengen cepet dapet hasil trus kita terlalu memporsir latihan dan akhirnya penisnya cedera. INGAT!, itu penis lu sendiri, masa depan lu, kalo ga bisa dapet kenikmatan gara2 ulah sendiri kayanya sebanding.
Rutinitas adalah kunci keberhasilan teknik ini, kalo ngelakuinnya males malesan kayanya hasilnya juga ga maksimal.


A.Stretching / Length extender

Latihan ini dimaksudkan untuk menambah panjang penis, caranya adalah dengan meregangkan jaringan erectile. Menurut penulis aslinya jaringan erectile adalah jaringan tendon yang akan membuat penis kita ereksi jika dipenuhi oleh darah dari aliran darah di tubuh kita (semoga gw translatenya bener ). Latihan ini lebih aman daripada jika kita berlatih menggunakan pemberat yang di ikatkan pada penis (ada loh latihan kaya gitu).
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah penis harus dalam keadaan flacid (tidur, loyo, kalem, ga ereksi, ga lagi gaceng), (kalo ternyata penis kita dalam keadaan ereksi ya musti di tidurin dulu). Yang kedua posisi sebaiknya duduk atau berdiri, yang ketiga adalah penis tidak dalam keadaan licin atau keadaan yang bisa menimbulkan tangan kita selip ketika memegang penis. (Sebetulnya banyak variasi cara yang bisa dilakuin, gw akan coba jelasin cara yang biasa gw lakuin) langkahnya adalah sebagai berikut:
pegang ujung penis dengan satu tangan dan tangan lainya memegangi tangan yang memegang penis. Pada saat memegang pastikan tangan kita tidak selip, tapi juga jangan sampai terlalu keras karena dapat mencederai penis.
tarik penis ke arah depan sampai terasa regangannya, tapi jangan terlalu keras. Cukup sampai terasa bahwa penis kita dipaksa meregang, tahan sampai kira kira 30 detik, kemudian lepaskan. ulangi sampai kira kira 10 kali.
lepaskan penis, kemudian pukul-pukulkan penis ke paha kanan kiri sampai kira-kira 30 detik, atau sampai penis kembali rileks.
ulangi langkah ke 2, tapi kali ini tarik penis ke arah atas.
ulangi langkah 3.
ulangi langkah 2, kali ini tarik penis ke arah kiri.
ulangi langkah 3.
ulangi langkah 2, kali ini tarik penis ke arah bawah.
ulangi langkah 3.
ulangi langkah 2, kali ini tarik penis ke arah kanan.
ulangi langkah 3.
Selanjutnya ulangi langkah tadi namun kali ini di putar membentuk lingkaran ke arah kiri, dan kemudian kebalikannya. Ulangi selama lima kali kemudian diakhiri dengan mengulang langkah 3.

Latihan ini akan benar benar terasa hasilnya setelah 3 sampai 4 bulan.


B.Jelging

Latihan ini di maksudkan untuk memperbesar ukuran penis. Latihan inilah yang sudah dilakukan selama berabad-abad oleh banyak suku di timur tengah, latihan yang penulis asli menyebutnya resep rahasia keluarga. Teknikya adalah dengan secara terus menerus memaksa darah memenuhi penis, yang lambat laun akan menyebabkan rongga di dalam jaringan tendon membesar dan mampu menampung lebih banyak darah, yang akhirnya memperbesar ukuran penis. Untuk informasi ereksi yang terjadi pada penis kita adalah karena darah yang memenuhi jaringan penis, sehingga mengeras. Latihan ini memerlukan waktu sekitar 20 menit. Dan lebih baik dilakukan sambil duduk atau berdiri. Gunakan cairan pelicin secukupnya, misalnya baby oil atau vaseline.(biasanya gw pake sabun mandi, karena gw ngelakuinnya di kamar mandi)

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah penis harus dalam keadaan setengah ereksi, atau kira-kira 60-80% ereksi, karena jika penis dalam keadaan loyo maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Dan jika penis dalam keadaan full ereksi, penis akan terlalu keras dan jelging tidak akan dapat dilakukan. Yang kedua adalah jangan pernah sampai ejakulasi (biasanya kalo udah setengah trus di jelging suka keterusan, ampe keluar.) jika tidak dapat menahan nafsu, segera istirahatkan untuk beberapa saat sampai gairahnya mereda, kemudian lanjutkan. Jika sampai ejakulasi maka jelging hari itu harus segera diakhiri, karena setelah ejakulasi otot penis akan menjadi terlalu lelah untuk melakukan jelging, menambah resiko cedera (jangan sampai "memburu nafsu" kalo kata pujangga ds . Salam buat bro zonot en sushaku. I love your work). Langkahnya adalah sebagai berikut:
pastikan penis dan tangan anda telah terlumuri dengan cairan pelicin. (gw biasanya di kamar mandi biar ka repot)
pastikan juga penis telah dalam keadaan 60-80% ereksi.
pegang dasar bawah penis dengan posisi seperti tangan kita ketika melakukan gerakan OK (pastikan pegangan kita se dasar mungkin, dengan cara menyatukan ibu jari dengan telunjuk. Kemudian kuatkan pegangan sampai kita merasa darah terkunci di penis, tapi jangan terlalu kuat. Jangan memegang dengan seluruh jari.
tarik pegangan kita ke atas secara perlahan sambil jari telunjuk dan ibu jari masih mengunci penis, penis akan terlihat membesar karena darah di paksa naik keatas. Pada saat tangan kita naik, pegangkan tangan yang lainnya di dasar penis dengan pegangan yang sama,
setelah pegangan pertama sampai ujung penis (bukan kepala penis), lepaskan pegangan tangan pertama dan naikkan tangan yang lain ke atas dengan cara yang sama. Jika di ibaratkan teknik ini seperti peternak sapi yang memerah susu sapi.
lakukan selama 10 menit, atau 100-200 ulangan.
Setelah tiga minggu naikkan frekwensinya menjadi 20-30 menit, dan dalam 3 bulan hasilnya pasti terlihat. Selesai latihan penis anda akan terasa hangat dan sedikit nyeri, juga terlihat sedikit lebih besar. Ini adalah keadaan yang normal dan memang keadaan yang dicari. Karena selesai latihan jaringan tendon akan meregang dan dalam keadaan lelah (fatigue). Normal jika penis tidak bisa ereksi setelah latihan jelging, karena penis kita terlalu lelah. Keadaan akan normal setelah beberapa saat. Latihan ini bukan saja menambah penis menjadi besar, namun juga lebih keras dan nantinya lebih sehat. Yang terakhir dan paling penting adalah: Jangan memegang penis terlalu kuat, pegang dengan kekuatan biasa saja namun darah bisa terpompa dan terperangkap ke atas. Jika pemukaan penis terluka atau rasa nyeri yang berkepanjangan pada penis, hentikan latihan untuk beberapa hari sampai sembuh. Itu tandanya pegangan kita terlalu kuat, atur kembali pegangan kita. (jangan dipaksain, kasian je).


4.Kegel

Menurut penulisnya ini adalah latihan kejantanan sesungguhnya. Latihan ini bertujuan untuk melatih stamina dan memperkeras penis (biar tahan lama), juga untuk mencegah kanker prostat, (penulisnya bilang latihan ini juga bikin kita ngecret lebih jauh, emang sih, dah gw coba. Asli. Latihan ini juga mengasah kemampuan kita mengontrol ejakulasi (biar ngga gampang kebablasan). Pada perempuan, latihan ini baik untuk meningkatkan kualitas orgasme.

Kegel dikenal juga dengan sebutan BC exercise. Tekniknya adalah dengan melatih otot Bulbocavernosus (otot BC). Otot ini terletak di pangkal bawah penis dan dekat prostat, otot inilah yang secara tidak langsung memompa dan berkontraksi saat kita ejakulasi, dan dengan melatih otot inilah kejantanan kita juga dilatih. Latihan ini pertama di ciptakan sekitar 45 tahun lalu oleh seorang ginekolog bernama Arnold Kegel, M.D. dan sekarang disarankan oleh banyak ginekolog di seluruh dunia, termasuk Dr. Boyke dalam sebuah talkshow di televisi. Tekniknya sebagai berikut:

Yang pertama adalah menemukan ototnya, jika tidak maka latihan ini tidak dapat dilakukan. Memang sedikit sulit untuk digambarkan. Caranya adalah ditengah-tengah kita buang air kecil, tahan. Otot yang berkontraksi ketika kita menahan kencing inilah yang disebut otot bc, tapi jangan kuatir, latihan ini tidak dilakukan ketika kita buang air kecil, tadi adalah cara menemukan ototnya, bukan cara latihannya. Setelah otot bc bisa di temukan barulah kita bisa melatihnya. Dan cara melatihnya hanyalah dengan meng eratkan atau menyempitkan otot bc seperti ketika sedang menahan buang air kecil tadi, secara berulang-ulang. Variasi yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
eratkan otot bc berulang-ulang selama 20-30 kali kemudian istirahat beberapa saat, kemudian ulangi beberapa kali.
eratkan otot bc secara perlahan-lahan sampai otot bc merasa tegang dan pinggul terasa lelah kemudian lepaskan. Istirahat beberapa saat dan ulangi beberapa kali.
eratkan otot bc kemudian tahan selama 30 detik. setelah itu lepas dan istirahat, ulangi beberapa kali.
Frekwensi latihan ini tidak mengikat, karena otot bc tidak cepat lelah, semakin banyak kita berlatih akan semakin baik. Latihan ini juga bisa dilakukan dimana saja karena hampir tidak terlihat orang lain (gw biasanya tiap kali gw inget langsung gw latihan kegel, kadang sambil kerja, atw nulis, sehari bisa ratusan kali).

Yang terakhir adalah frekwensi latihan dari seluruh teknik tadi, perbandinangan antara latihan dan istirahat harus sesuai dengan kekuatan penis, jeda waktu sangat penting untuk memberikan penis waktu untuk pulih (frekwensi latihan gw 2 hari latihan 1 hari istirahat).

Muhammad Dalam Kitab Suci

0
PENGAKUAN NABI SUCI
"Dan orang-orang kafir berkata: Engkau bukanlah Utusan. Katakanlah: Allah sudah cukup sebagai saksi antara aku dan kamu, dan pula orang yang mempunyai ilmu Kitab"(13:43).
Selama perkembangan sosial suatu bangsa tidak mencapai tingkat yang membutuhkan suatu pemerintahan yang terorganisir untuk memecahkan pertentangan sesamanya, maka tak ada bentuk sistematis yang diberikan demi hukum dan statuta.
Begitu pula, tanda-tanda kebenaran dari pengakuan kenabian itu tergantung kepada perkembangan mental dari bangsa itu.
Pada zaman kuno, orang-orang biasa menunjukkan kebenaran mereka dengan macam-macam cara, misalnya, dengan mengambil janji, menyalakan api di tangannya, atau masuk kedalamnya, dengan selamat menyeberangi arus yang deras, membuang diri dari suatu gunung tanpa terluka, ramalan, sihir magis, berjalan di atas air, melemparkan arwah jahat kepada babi, dan dengan menunjukkan trik-trik sulapan tangan. Karena itu posisi dari si penguji atau pencari kebenaran sedikit lebih susah daripada sebuah mesin dewa. Tak perlu ada pemikiran mendalam yang diperlukan untuk menuliskan keaslian dari pengakuan semacam itu. Dalam agama Hindu, Yahudi, Majusi, bahkan dalam agama Kristen dan kultus kuno prmbenaran atas orang-orang suci diputuskan dengan kriteria semacam itu (1).
Namun. al-Quran tidak menggelar taumaturgi semacam itu dalam menunjang pengakuan Nabi Suci Muhammad s.a.w. Jika kesempurnaan hukumnya itu adalah kriteria dari masyarakat yang beradab, maka standar al-Quran yang diletakkan bagi kebenaran klaim Nabi Suci mengandung suatu pertimbangan yang hati-hati. Dalam ayat yang saya kutip di atas, dua macam kesaksian telah dimajukan untuk mendukung klaim Nabi Suci, dan kesaksian ini telah dipandang cukup untuk menegakkan kebenarannya -kesaksian dari Tuhan sendiri dan kesaksian dari seseorang yang mengenal Kitab itu. "Kitab" itu, tentunya, berarti wahyu -wahyu sebelumnya dari Tuhan.
Dalam hukum sejarah, dua faktor khusus bisa dicatat ¬pentingnya saksi dan relevan serta positifnya kesaksian itu. Dalam hal Nabi Suci Muhammad s.a.w. keagungan dari peristiwanya jelas dari kenyataan bahwa Tuhan sendiri yang berdiri sebagai saksi baginya.